Cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang penuh kontraversi. Tanaman cabai termasuk jenis sayuran yang relatif gampang dibudidayakan dimanapun tempatnya. Bahkan jika tenaman ini diberi perawatan dengan baik, tanaman cabai ini mampu berbuah lebat dengan masa depat yang panjang sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.
A. Ciri-ciri Tanaman Cabai
Ciri – ciri tanaman cabai adalah :
1. Daun
Daun cabai hibrida berwarna hijau muda sampai hijau gelap tergantung varietasnya. Daun ditampung oleh tangkai daun. Tulang daun berbentuk menyirip. Secara keseluruhan bentuk daun cabai hibrida adalah lonjong ujung daun meruncing.
2. Batang
Batang utama cabai hibrida tegal lurus dan kokoh, tinggi sekitar 30 – 37,5 cm dan diameter batang antara 1,5 – 3,0 cm. Batang utama berkayu dan berwarna coklat kehijauan. Pembentukan kayu pada batang utama mulai terjadi umur 30 hari setelah tanam.
3. Akar
Perakaran tanaman cabai hibrida merupakan akar tunggang yang terdiri dari akar utama (primer) dan akar lateral (sekunder). Panjang akar primer berkisar 35 – 50 cm. Akar lateral menyebar sekitar 35 – 49 cm.
4. Bunga
Bunga cabai hibrida berbentuk seperti terompet (hypocraterifomis). Bunga cabai hibrida biasanya menggantung, terdiri dari 6 helai kelopak bunga berwarna kehijauan dan 5 helai mahkota bunga berwarna putih keluar dari ketiak – ketiak daun.
5. Buah
Bentuk buah bervariasi mulai dari yang panjang lurus. mata kail (lurus dengan ujung agak melengkung) sampai melintir.
B. Klasifikasi Cabai
Klasifikasi cabai rawit adalah :
Kingdom : Plantarum
Divisio : Spermatophita
Sub. Divisi : Angiospermae
Classis : Dicotyledoneae
Sublassis : Dicotyle doneae
Ordo : Tubiflorae (Solanoles)
Famili : Solonaeceae
Genus : Capsicum
Spesies : Capsicum Annum L
Caosicum Frulesien L
C. Media
1. Tanah
Tanah yang baik untuk tanaman cabai adalah tanah lempung berpasir / tanah ringan yang banyak mengandung bahan organis dan banyak mengandung unsur hara, cabai bisa ditanamn disegala macam tanah asal gembur, cukup unsur hara dan tidak tergenang air. Tanah yang asam kurang baik untuk pertumbuhan cabai, maka perlu ditaburi kapur pertanian. Tanah yang baik bila mempunyai PH sekitar Gas (Ir. Pracaya 1993).
2. Pupuk
Pemberian pupuk bertujuan untuk menambah unsur hara yang diperlukan tanaman. Unsur – unsur hara yang diperlukan tanaman tersebut meliputi unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro merupakan unsur hara yang mutlak diperlukan tanaman dalam jumlah relatif banyak. Misalnya : Nitrogen (N) Fosfor (F), kalium (K) Kalsium (Ea), sulfur (S), Karbon (C) hidrogen (H), oksigen (O2) dan magnesium (mg).
Adapun unsur hara mikro adalah unsur hara yang mutlak dibutuhkan tanaman tetapi dalam jumlah kecil. Misalnya ferum (Fe). Baron (B), Seng (Zn), Luprum (Lu) mangan (Ma) Klorida (L) dan Molibdenum (mo).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar