Kamis, 27 Oktober 2011

BIJI KECIPIR


A.    Kandungan Zat dalam Biji Tua Kecipir
Hampir semua bagian dari tanaman kacipir dapat dimakan manusia. Biji tua kecipir mengandung 29,8-37,4% protein, lemak 15-20,4% dan karbohidrat 21,6-28,0% berat segar menurut Gandjar, 1978. kadar protein biji kecipir tersebut hampir sama dengan biji kedelai dengan hasil fermentasinya dalam bentuk tempe merupakan bahan pangan penting di Indonesia. Kandungan protein pada biji kecipir muda lebih rendah dari pada biji tua kecipir. Oleh sebab itu, alangkah baiknya menggunakan biji tua kecipir dalam membuat tempe.

B.     Cara Mengelupas Biji Tua Kecipir
Menganjurkan pemanfaatan kecipir dalam bentuk tempe,agar dapat diterima oleh masyarakat, tidak hanya rasanya saja yang disukai, melainkan juga perlu pengolahan yang mudah atau sederhana. Kesulitan dalam pengolahan yaitu pengelupasan kulit, hal ini dapat diatasi dengan merebus bersama soda kue atau abu. Perebusan ini memberikan hasil yang lebih baik yaitu pengelupasan kulit menjadi lebih mudah dan cepat. Sesungguhnya pengelupasan kulit sudah bukan merupakan sesuatu yang sulit, karena bila sukar memperoleh soda kue (karena harus beli di toko) dapat pula digunakan abu. Karena di dalam abu terdapat garam-garam karbonat dari kalsium, kalum dan natrium (yang kesemuanya itu termasuk soda). Walaupun kadarnya rendah, karena tercampur dengan sisa pembakaran yang lain.

C.     Menghilangkan Bau Langu pada TempeKecipir
Sebenarnya rasa tidak enak dan bau langu dari tempe, baik yang tervuat dari kedelai maupun dari kecipir hanya dirasakan leh orang-orang yang tidak suka akan tempe. Seseorang yang tidak pernah mengenal tempe kedelai, akan mengatakan bahwa tempe merupakan makanan yang berbau busuk dan rasanya getir. Hal ini disebabkan karena orang tersebut tidak menyukai tempe atau belum mengenal tempe.
      Bau langu ada biji kecipir dapat disamarkan dengan membuat tempe dengan perbandingan 1:1 antara kedelai dengan kecipir sehinga dapat menetralkan bau langu pada biji kecipir.

D.    Pengolahan Biji Kecipir menjadi Tempe
Pengolahan biji kecipir menjadi tempe pada dasarnya merupakan kegiatan yang sederhana. Cara pembuatan tempe kecipir adalah sebagai berikut
      Biji tua kecipir yang segar (artinya biji tua yang belum dikeringkan) direndam selama satu malam, kemudian direbus dengan api besar selama +/- 1 jam. Kulit kemudian di kupas dan biji dicuci dan dikukus hingga masak. Setelah dihamparkan untuk didinginkan, biji diberi usar dan dibungkus serta diperam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar